pernah percaya akan adanya perputaran nasib?
pernah merasa sangat teramat bahagia di minggu ini,tapi ketika minggu depan rasanya semua seperti mimpi buruk?
saya percaya itu.
selalu begitu. rasanya sangat percaya diri dengan segala keoptimisan yg terjadi,namun semuanya hancur ketika tau kenyataanya begitu tak terduga.
tuhan begitu rapih menyusun rencana,begitu maha besar memberikan kepercayaan kepada umatnya untuk memilih.
itu mungkin dinamakan kita harus bersyukur tak hanya saat senang tapi juga saat susah.
percaya ada orang yg sangat angkuh akan cinta? tak punya perasaan rindu bahkan tak punya ruang untuk merasakan membutuhkan seseorang untuk mengisi hidupnya?
percayakah ada orang yg begitu simpel menghadapi hidup? ketika bahagia ya mereka berbahagia,ketika susah ya mereka cuek saja. mereka seperti yakin hidup ya seperti itu, diri mereka memang seperti itu kenapa harus dirubah?
pernah menemui orang seperti itu?
orang yg ketika ada sebuah hadiah manis dari tuhan hanya di perlakukan seperti hadiah yg nanti juga akan hilang. tidak maksimal,tidak bersyukur ,tidak dijaga juga tidak di pertahankan agar tak jatuh ketangan orang yg salah.
begitu banyak tipe makhluk di dunia ini. dunia yg aneh yg aku sadar aku pasti memilik sikap aneh,kamu atau dia juga begitu.
itulah warna, namun ada beberapa yg merasa warna itu hanya warna bukan memakanai warna tersebut.
pernah menemui kelompok yg isinya semuanya penuh dengan orang-orang yg berkata sangat pahit namun menurut mereka itu memang realita. saya berpkir mungkin ada benarnya,namun apakah itu cara yg tepat untuk berkomunikasi dengan orang lain yg mungkin tidak 1 kelompok dengan mereka?
keangkuhan yg tertanan sejak dinikah yg membuat mereka menjadi seperti itu?
apakah dengan cara itu mereka dapat hidup penuh cinta dan kasih dari orang terdekat?
saya rasa saya sangat bosan membahas hal yg sepertinya terlalu cengeng. tapi ini realita kawan. saya hanya ingin berbagi dan berharap kalian akan membuka hati untuk orang-orang yang masih punya hati untuk menerima ketulusan. bukan topeng atau sebuah keharusan membalas budi baik seseorang. tapi memang untuk berbagi kasih sayang kepada semua manusia yg masih haus akan itu semua.
saya rasa cukup saya meninggikan orang yg sebenarnya tak butuh di anggap spesial.
saya rasa cukup saya mengingatkan bahwa diluar sana banyak yg butuh perhatian.
diluar sana banyak yang masih mau berjuang untuk apa yg mereka mau demi membahagiakan orang lain, membahagiakan orang tua,kakak,adik,teman,sahabat juga kekasih mereka.
mereka memutar otaknya untuk mengetahui hal apa agar orang lain bisa tersenyum tulus. berusaha sekeras mungkin mengorbankan banyak hal.
bukan untuk kebahagiaanya tapi untuk kebahagiaan orang lain. masih adakah orang seperti itu?
saya masih bertanya-tanya. siapa di antara kalian yg masih punya hati?
No comments:
Post a Comment