Tuesday, February 16, 2010

dongeng


kisah sang gadis terkutuk.
seorang gadis terpojok dalam ruang yg gelap.
meringkih kesakitan dan menggenggam sbuah album dan diary.
sang gadis merintih..
sang gadis sedang menunggu ajal..

sang gadis melihat keluar dan
pepohonan bahkan enggan menghembuskan angin untuk tenangkan hatinya.

ia hanya menatap sebuah gembok yang tergantung di rantai tubuhnya..
sang gadis mengikat tubuhnya dan sekarang ia menerima resiko karena tak mampu melepasnya.
sang gadis berkata dalam hati dan berdoa..

"
maafkan akuu.. aku gadis bodoh yang terlahir dengan kutukan.
kutukan akan cinta.

aku selalu terbelit akan itu semua.

satu masalah selesai muncul lagi..

muncul lagi dan lagi.

aku terlahir sebagai pembawa sial bagi semua.

aku hanya bisa merusak.

aku hanya bisa mengganggu..
aku tak ada yg bisa dibanggakan meskipun aku memiliki ketulusan.
namun itu smua tak akan membuka mata dunia.

karena bagi dunia ketulusan dan cinta bukanlah hal berharga untuk hidup mereka,

aku malu.

aku hina.
aku bahkan tak mampu mengangkat wajahku.
andai aku bisa..

memutar kembali waktu..

mungkin aku takkan menyeret orang lain masuk dalam kutukanku,

ini semua salahku.

betapa jahatnya aku..

seorang pangeran, aku jerumuskan dalam lubang yang gelap,

aku merusak mimpinya.aku merusak harapanya.
aku merusak cita- cita kerajaan..

aku penghancur.

aku hanya pasrah hidup diatas kutukan.

aku bahkan tak yakin apakah sang pangeran mencintaiku sehingga ia tak berkata menyesal terjerumus dalam lubang itu..

kini sang pangeran berjalan perlahan dengan kudanya.

oh tidak.
aku si gadis terkutuk. lagi - lagi mendapatkan kutukan.
lalu apa gunanya aku melawan pasukanmu?

dengan harta yang tak lagi aku miliki,senyum yang tak mampu aku rangkai.harapan yang sirna,tubuh yang kotor..
siapa yang rela membuka rantai di tubuhku ini?siapa??!

siapa pula yang sudi menyentuhku?aku hina.aku terkutuk.memandangku saja tak ada yg sudi..

memang lbih baik aku disni.

sendiri.
gelap.
dan menunggu mati.

percuma. aku berusaha bila pangeran yang aku harapkan hanya diam.
percuma bilaku berjuang namun pasukan terus menghadang,
lebih baik aku disini .berdoa.. agar tuhan menghentikan smua kutukan ini.."
gadis itu bertubuh lemah.tubuhnya hanya tinggal tulang dan pakaian lusuh.matanya sayu dan kosong.tanganya penuh sayatan, hanya cincin peninggalan pangeran yang masih berkilau di jarinya.

THE END