Aku berjalan perlahan..sekelilingku seperti kabut.aku melangkah perlahan..
aku tak melihat siapapun yang aku lihat hanyalah sebuah pintu kayu yg indah..kuperhatikan sejenak sekelilingku terlihat hampa,sepi dan tak indah. “Ini dimana?” ucapku dalam hati penuh kebingungan. Aku mencoba menunggu sejenak mungkin saja ada pertolongan atau mungkin langit dan suasana ini akan berubah lebih cerah.
Aku menunggu lama..aku bersandar di pintu yang entah aku tak tau ada apa di balik pintu itu. Aku menunggu..langit tak juga cerah, hanya ada angin yang sedikit kencang dan membuatku tak sabar untuk menunggu. Dimana yang lain? Aku menanti mereka..paling tidak datanglah kekasih hatiku menyelamatkanku dari kegalauan ini.dimana? ?
Kesabaranku mulai habis,aku tak punya pilihan selain diam disitu tetap menunggu..mencoba masuk kedalam pintu yang aku tak tau apa isi pintu itu. Atau kembali pulang bagai pecundang. Aku juga tidak yakin apabila aku pulang keadaanku akan membaik..yang aku rasakan saat ini kakiku pilu karena terlalu jauh melangkah hingga aku terjebak di taman ini, dimana aku kira taman ini dapat memberikan aku kedamaian yang menyenangkan.
Aku harus apa? Aku ingin melangkah namun aku terlalu takut. Pintu itu terbuka sedikit dan didalam celah itu terdapat cahaya dan udara yang sejuk. “ apa aku harus masuk?” bisikku. Ahk,nanti aku tertipu lagi sudah cukup aku berjalan sejauh ini dan tertipu dengan janji. Pintu itu memanggilku..ahkk aku tak sanggup untuk maju. Bagaimana kalau taman ini tiba- tiba menjadi lebih indah dari apa yang ada di balik pintu?
Ternyata rasa penasaranku membuatku ingin sedikit mengintip sedikit kedalam pintu..terlihat menyenangkan..ada banyak permainan dan tawa didalamnya. Ahk.tapi aku lagi – lagi tak yakin. Bagaimana kalau ternyata didalamnya permainan itu membuat kakiku semakin pilu.
Tuhaaaaaan..aku tak bisa diam begitu lama di taman yang kini suram walaupun sepi menenangkan,aku ingin pulang tapi percuma saja perjalananku menuju kedamaian. Apakah aku harus masuk kedalam ruang di balik pintu tersebut. Aku haus..aku lapar..disana begitu menggiurkan..Aku mencoba menarik nafas perlahan,memejamkan dan berdoa apa yang aku pilih ini mungkin yang terbaik..
Satu..dua.. tiga..
Apa yang harus aku lakukan?
No comments:
Post a Comment